Bertempat di Semarang (18/4), “Coffee Talks with SBY” kali ini menghadirkan diskusi bersama civitas akademik Universitas Diponegoro dengan tema “Escalating Middle East Geopolitics: Energy Security, Global Economic Risks, and Strategic Uncertainty.” Forum ini dimoderatori oleh Direktur The Yudhoyono Institute, Mira Permatasari.
Dalam suasana yang hangat namun substantif, forum ini menjadi ‘melting pot’ yang mempertemukan akademisi, pembuat kebijakan, pecinta hubungan internasional & diplomasi, dan pemikir strategis untuk bersama-sama membaca arah dunia yang semakin kompleks dan penuh ketidakpastian.
Kami mengapresiasi kehadiran delegasi Universitas Diponegoro:
- Wijayanto, S.IP., M.Si., Ph.D. (Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, Kerja Sama, dan Komunikasi Publik),
- Dr. Drs. Teguh Yuwono, M.Pol.Admin. (Dekan FISIP),
- Prof. Ika Riswanti Putranti, A.Md.A.K., S.H., M.H., Ph.D.,
- Esther Sri Astuti, Ph.D.,
- Retna Hanani, S.Sos., MPP.,
- Nadia Farabi, S.Hub.Int., M.A., Ph.D.,
- Bangkit Aditya Wiryawan, S.Sos., M.A., Ph.D.,
- Rouli Manalu, Ph.D.,
- Dr. Aniello Iannone,
- Dr. Nur Hidayat Sardini, S.Sos., S.H., M.Si.,
- Drs. Yuwanto, M.Si., Ph.D.,
- Nurudin Al Akbar, M.A.
Diskusi berlangsung mendalam, mencakup eskalasi konflik Timur Tengah, implikasinya terhadap keamanan energi global, gangguan rantai pasok, hingga meningkatnya risiko ekonomi dan ketidakpastian strategis; serta bagaimana Indonesia perlu membaca dan merespons dinamika tersebut.
Apresiasi kami untuk lebih dari 3 jam diskusi yang tajam, terbuka, dan reflektif; dan pertukaran gagasan yang berlangsung jujur dan konstruktif.
Turut hadir Boards of The Yudhoyono Institute dan Friends of TYI, para tokoh senior yang juga berkiprah di eksekutif dan legislatif yang semakin memperkaya perspektif kebijakan dalam forum ini.
Sebuah dialog yang jernih, reflektif, dan bermakna tentang dunia hari ini, dan masa depan yang harus kita siapkan bersama.
Matur nuwun sanget UNDIP !









