The Yudhoyono Institute (TYI) menyelenggarakan Coffee Talks with SBY di Bandung pada Sabtu, 24 Januari 2026, bersama civitas akademik Program Studi Hubungan Internasional Universitas Katolik Parahyangan (HI Unpar), Anggota DPR RI, para tokoh, serta mitra diskusi lainnya.
Forum ini diinisiasi TYI sebagai tradisi dialog baru, sebuah ruang yang jernih dan reflektif; berangkat dari kesadaran bahwa dunia hari ini bergerak semakin cepat, kompleks, dan tidak pasti. Berbagai konflik dan ketegangan geopolitik kembali mengemuka, bersamaan dengan tantangan terhadap norma dan institusi internasional.
Coffee Talks with SBY diniatkan sebagai “melting pot” bagi akademisi, pegiat HI, pecinta diplomasi, pembuat kebijakan, dan generasi muda Indonesia untuk membaca arah dunia dan menyikapi dinamika global secara lebih mendalam.
Diskusi kali ini menyoroti dunia pasca World Economic Forum di Davos, yang menyisakan pertanyaan mendasar tentang arah geopolitik ke depan, pergeseran lanskap HI, serta masa depan multilateralisme. Isu yang dibahas mencakup dinamika Greenland dan kawasan Arktik, wacana Board of Peace di tengah kebuntuan konflik Gaza, hingga sinyal perubahan kebijakan global.
Diskusi akademik diperkaya oleh pandangan civitas akademik Universitas Katolik Parahyangan (HI Unpar) yakni Drs. Yulius Purwadi Hermawan, M.A., Ph.D., Mangadar Situmorang, Ph.D., Elisabeth A. S. Dewi, S.IP., M.A., Ph.D., Ratih Indraswari, S.IP., M.A., Ph.D., Dr. rer. pol. Albert Triwibowo, S.IP., M.A., Dr. Stanislaus Risadi Apresian, S.IP., M.A., serta Idil Syawfi, S.IP., M.Si., dengan perspektif keilmuan beragam, yakni “global governance,” kebijakan luar negeri, resolusi konflik, gender, studi kawasan, pertahanan, diplomasi digital, hingga isu perubahan iklim.
Forum ini menghadirkan Bapak Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden RI ke-6 dan Chairman TYI; seorang “statesman” dengan pengalaman satu dekade memimpin Indonesia dan rekam jejak panjang dalam diplomasi global; dengan diskusi dimoderatori oleh Mira Permatasari, Direktur TYI.
Melalui Coffee Talks with SBY, TYI terus menghadirkan ruang dialog yang mencerdaskan dan reflektif; sebagai kontribusi pemikiran Indonesia dalam memahami dinamika global.
Terima kasih HI Unpar!





