SIGN IN YOUR ACCOUNT TO HAVE ACCESS TO DIFFERENT FEATURES

FORGOT YOUR PASSWORD?

FORGOT YOUR DETAILS?

AAH, WAIT, I REMEMBER NOW!

The Yudhoyono Institute

  • Language:
  • English
  • Bahasa
  • LOGIN
  • Home
  • About TYI
    • Vision Mission
    • Merchandise
    • Contact
    • Locations
    • Jobs at TYI
  • What We Do
    • Publications
      • Majalah Strategi
      • Analysis
    • Trainings
      • Leadership and Management Trainings
      • Business Leader Brief
    • Regular Forums
      • Panel Discussion
      • Roundtable Discussion
      • Dialogue with Grass Root
      • Annual Dialogue
      • TYI Lecture Series
  • Programs
  • Latest Event
    • TYI Goes to Campus
    • Dialog Rakyat
    • Roundtable Discussion
    • Diskusi Online
    • Esai #SBYQuoteTYI
    • Esai #SBYQuoteTYI Jilid 2
    • Webinar TYI
    • ANNUAL POLICY DIALOGUE 2022
    • Peluncuran Video Musik Save Our World
    • Others
  • Press Room
  • Books of SBY
    • Buku Pidato Peradaban: World Disorder and the Future of Our Civilization
    • Buku Garis Waktu Tak Bertepi
  • SBY Corner: A Better World is Possible
Contact
TYI

Gelar untuk AHY dari Kesultanan Ternate dan Tidore

Sabtu, 27 Januari 2018 / Published in Event, ID, Others

Gelar untuk AHY dari Kesultanan Ternate dan Tidore

Ternate, Maluku Utara: Kesultanan Ternate menganugerahkan gelar Kapita Gapi Gam Ma
Lamo kepada Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute (TYI) Agus Harimurti Yudhoyono
(AHY) di Ternate, Jumat (26/1). Gelar yang memiliki arti Panglima Perang itu diharapkan
bisa menjaga persatuan dan kesatuan, serta mengangkat marwah kesultanan Ternate.

Gelar yang sama juga pernah diberikan kepada Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo
Bambang Yudhoyono.

Sementara itu di hari yang sama, Kesultanan Tidore juga memberikan gelar kehormatan bagi
AHY. AHY dianugerahkan gelar Jou Mayor Maguci Kadato Kie Nyili Gulu-Gulu yang
memiliki arti Perwira Muda Kesultanan Tidore di Wilayah Jauh.

Dengan penuh rasa syukur, AHY mengucapkan terima kasih atas gelar yang diberikan dan
sambutan masyarakat yang luar biasa. “Saya mengucapkan terima kasih yang setinggitingginya
atas penerimaan terhadap kami, di tempat yang mulia ini, dan juga atas gelar
kehormatan yang diberikan kepada saya. Semoga gelar yang sudah diberikan dapat benar-benar
saya sandang dengan penuh amanah,” kata AHY.

Saat tiba di Kesultanan Ternate, AHY disambut dengan Bobato-bobato yang sudah berjejer
rapih di sisi kanan dan kiri ruang Kesultanan Ternate. Bobato adalah pelaksana tugas atau
perangkat kerajaan yang menjalankan tugas pemerintahan (Bobato Dunya) dan tugas-tugas
keagamaan (Bobato Akhirat).

Suasana penganugerahan begitu khidmat, dimulai dengan dikenakannya baju adat bella dada
dan topi besu kepada AHY. Baju adat ini biasa dipakai pada saat kegiatan-kegiatan adat
kesultanan.

AHY dilantik oleh Sultan Ternate ke-49, Kaicil Putra H. Ir Syarifuddin Iskandar Muhammad
Djabir Sjah.

“Saudara Agus Harimurti Yudhoyono, dengan gelar kehormatan Kapita Gapi Gam Ma Lamo,
Saudara terima?”

“Terima,” jawab tegas AHY. “Bila Saudara telah terima, maka Saudara dapat menjalankan,
menjaga adat seatoran dalam wadah persatuan dan kesatuan Moloku Kie Raha, menuju
masyarakat yang makmur serta sejahtera. Semoga selamat di dunia dan di akhirat. Amin ya
Rabbal’alamin,” ujar Sultan Ternate ke-49.

Dari Ternate, rombongan AHY menuju Tidore. Penyeberangan ke Tidore ditempuh dengan
kapal cepat dari Pelabuhan Semut, Ternate selama lebih kurang sepuluh menit. Sepanjang
pejalanan menuju Kedaton Kesultanan Tidore, pemandangan Gunung Tidore terhampar sangat
indah.

“Assalamualaikum,” kata AHY sambil memasuki Kedaton Kesultanan Tidore.
“Waalaikumsalam,” jawab para Bobato-Bobato yang sudah siap menyambut AHY.

Rangkaian acara pengukuhan diawali dengan pembacaan surat keputusan Sultan Tidore oleh
Jou Hukum Soasio Kesultanan Tidore. Selanjutnya, AHY langsung dilantik oleh Yang Mulia
Jou Lamo Sultan Tidore, H. Husain Sjah.

Masyarakat juga tampak memenuhi sekitar tempat acara. Mereka ingin melihat dan menyapa
langsung AHY. “Saya jauh-jauh datang dari atas ke sini ingin lihat mas Agus. Gagah sekali
ternyata,” kata Sri (35 th) dengan mata berbinar-binar.

What you can read next

Launching The Yudhoyono Institute
Rakernas dan Tasyakur Milad III IPEMI, AHY: Khadijah R.A dan Kartini adalah Panutan Tepat bagi Para Muslimah Pengusaha
AHY: Untuk Sukses, Anak Muda Jangan Takut Gagal dan Kalah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Recent Posts

  • Yudhoyono Dialogue Forum: “New Economy, New Road to Prosperity”

    Dari Pacitan, Jumat, 6 Februari 2026, diskursus...
  • The Yudhoyono Institute Dorong “Ekonomi Baru” sebagai Jalan Menuju Kemakmuran Baru Indonesia

    Pacitan, Jawa Timur: Direktur Eksekutif The Yud...
  • Sambutan Pembuka oleh Direktur Eksekutif The Yudhoyono Institute, Dr. Agus Harimurti Yudhoyono, pada Yudhoyono Dialogue Forum: “New Economy, New Road to Prosperity”, Pacitan, 6 Februari 2026

    ...
  • Coffee Talks with SBY Bersama Akademisi HI Unpar Membahas Dunia Pasca Davos, Dinamika Geopolitik, Multilateralisme & Arah Global ke Depan

    The Yudhoyono Institute (TYI) menyelenggarakan ...
  • Jadi Pembicara Utama di Universitas Stanford, Direktur Eksekutif TYI AHY Paparkan 3 Strategi Kemakmuran dan Kelanjutan Pembangunan di Asia Tenggara

    STANFORD – Menteri Koordinator Bidang Inf...

SIGN UP TO OUR NEWSLETTER

RESOURCES

  • Contact
  • Jobs at TYI
  • Media Resources
  • Follow

ABOUT

  • The Yudhoyono Institute at a Glance
  • Vision Mission
  • History
  • Location

© 2023 - The Yudhoyono Institute

TOP